Ketika Aksi Terorisme Dibela dan Ketika Sang Teraniaya Makin Teraniaya

Bismillahirahmaaniirahiim,

Alhamdulillah, wa sholatu wa ‘alaa rasulillah, wa ‘alaa ‘alihi wa ashhabihi ajmain, wa man tabi’ahum bi ihsaan, ilaa yaumiddin. Amma ba’du.

Tahun Baru Hijriyah, di bulan Muharam telah dinodai oleh kebusukan makhluk yang paling jelek bernama Yahudi. Mereka membunuh seperti srigala, berpikiran seperti babi, dan wajah mereka seperti anjing. Itulah Yahudi, dari kalangan Bani Israil, yang tidak mempunyai negara, yang tidak mempunyai tempat tinggal, sekedar numpang, kemudian menjajah negeri para nabi yaitu Palestina. Membakar Masjidil Aqshaa, menggerogoti pondasinya, dan sekarang merenggut setiap tetes darah umat Islam di Palestina.

Sebagai seorang muslim sudah seyogyanya kita menolong mereka, membantu mereka, ikut berjuang bersama mereka. Sebagai saudara kita juga seyogyanya merasakan apa yang mereka rasakan. Kehilangan anak, keluarga, orang tua, rumah, bahkan kehilangan sebagian anggota tubuh dikarenakan misil-misil dan rudal yang ditembakkan dari pesawat orang-orang Yahudi, dari tank-tank yang melontarkan meriam, dari tembakan-tembakan yang membabi buta. 

Tidak pantas tanah kelahiran para nabi diinjak-injak oleh mereka, dan tidaklah pantas mereka ingin merebut bumi Palestina. Dan Masjidil Aqshaa yang ada di dalam Israel, tidaklah pantas ada di sana. Israel itu bukanlah negara, dan selama-lamanya tidak akan diakui sebagai sebuah negara. Mereka adalah penjajah, mereka adalah lintah darat, mereka adalah babi-babi yang harusnya dipasung, dibakar, dan dipenggal leher-leher mereka. Harga satu nyawa umat Islam itu lebih dari dunia dan seisinya, karena Allah lebih menyanyangi umat Islam daripada mereka.

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلا نَصِيرٍ

artinya: “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” [Q.S. Al Baqarah: 120]

Berbagai konspirasi, berbagai peristiwa yang seolah-olah telah direkayasa membuat kaum Yahudi selalu beruntung. Israel mulai berdiri sebagai negara yang diakui oleh PBB setelah ganti nama dari LBB pada tanggal 14 Mei 1948. Dan memang hal itu sangatlah menyakiti hati umat Islam, di mana Yahudi diberikan hadiah yang mana sebenarnya hal itu bukanlah hak mereka. Hal ini menjadi sebuah catatan sejarah yang tidak pernah terlupa bahwa PBB, dan dunia barat mendukung pendirian negara Palestina di atas tanah kelahiran para nabi. 

Setelah terjadi peperangan dengan negara-negara arab, Israel sekarang malah menguasai lebih dari 70% wilayah Palestina daripada 55% wilayah yang disetujui dalam Mandat Britania Raya, namun sampai sekarang yang sisa dari 15% tidak dikembalikan lagi, malah dijadikan wilayah oleh mereka. Apalagi seringnya Israel terus-terusan melakukan agresi militer di jalur Gaza khususnya membuat Palestina banyak kehilangan. Maka dari itulah Israel tetap disebut sebagai penjajah, teroris dan memang pantas sebutan Zionis selalu identik dengan terorisme. Seperti sekutunya Amerika, sifat mereka sama saja. Mereka lebih suka berperang daripada tahu diri. 

Israel terbukti  adalah teroris, yang namanya teroris tentu saja menebar teror, berbuat teror. Mereka adalah satu-satunya negara dengan persenjataan yang canggih, mengintimidasi yang lemah, menggerogoti negeri Palestina yang tinggal sedikit, tanpa pandang bulu membunuhi penduduk sipil, anak-anak, wanita. Sekolah-sekolah dihancurkan, tempat bermain anak-anak diinjak oleh tank-tank mereka, sehingga tidak pantas mereka itu disebut sebagai orang yang berpendidikan dan berakal. Itulah akal yang tidak didasari dengan keimanan. Dan terbukti Amerika malah mendukung penyerangan Israel ini dengan menekan Mesir untuk tidak membuka perbatasan.

Hal ini akan berdampak pada pemusnahan masal umat Islam di Palestina. Kalau ini terjadi maka sudah pasti Jalur Gaza akan menjadi tempat pembantaian paling sadis di tahun 2008-2009. 

Mata dunia seolah-olah buta. PBB sama sekali tidak berkutik, bagaikan sapi ompong, mereka tak punya kuasa untuk mencegah anak asuh mereka (Israel,red). Mereka seolah-olah hanya seperti patung yang tidak bergerak. Bala bantuan dihalang-halangi untuk bisa masuk ke Palestina. Bahkan sebuah kapal aktivis ditabrak oleh kapal Israel. Ini adalah bukti Israel adalah bangsa yang biadab. Mereka berdalih bahwa Hamas memperoleh senjata dari Mesir dan menolak Mesir membuka perbatasan. 

Peristiwa ini seakan membuat kita seperti orang yang terkurung di ruang kaca. Kita bisa melihat keluar tapi tak bisa keluar. Kita sudah sampai di depan tapi tak bisa menyentuh. Sampai kapan kita sebagai umat muslim harus berdiam diri melihat saudara-saudara kita di Palestina? Sampai kapan kita harus setiap hari menyaksikan mereka satu per satu meninggal sia-sia. Nyawa anak-anak dan wanita terbuang sia-sia. Seorang anak yang harusnya mendapatkan masa anak-anak yang manis dan indah sekarang terkubur di antara dentuman misil dan meriam. Maka tak salah apabila ketika satu anak laki-laki lahir di Palestina orang tuanya ingin agar mereka menjadi Mujahid untuk mengalahkan Israel. Maka tak salah juga setiap do’a di dalam sujud kita berdo’a untuk kekuatan saudara-saudara kita di Palestina.

Seharusnya ada negara yang ikut membantu Palestina dalam bidang militer. Dan memang sebagai seorang muslim negara-negara Islam di dunia harus mendukung Palestina dalam hal militer. Dan tak terkecuali Indonesia. Seharusnya pemerintah ndonesia memberikan bantuan militer dan ikut terlibat dalam pembelaan terhadap negara Palestina. 

Namun tidak ada satupun yang memberikan bantuan militer kepada Palestina. Apa mereka takut dengan Amerika? Sekarang kita hanya bisa melihat yang teraniaya makin teraniaya, dan yang bersikap arogan makin arogan, yang bersikap preman makin menunjukkan premanismenya, yang bersikap teroris makin melancarkan aksi terornya. 

Ya Allah, lindungilah saudara-saudara kami di Palestina

Ya Allah, berikanlah setiap lemparan batu-batu mereka seperti jatuhnya meriam

Ya Allah, berikanlah setiap roket yang ditembakkan ke Israel seperti bom nuklir

Ya Allah, turunkanlah malaikat-malaikatmu untuk membantu saudara-saudara kami di Palestina

Ya Allah, tambahkanlah iman di dalam hati saudara-saudara kami di Palestina

Ya Allah, satukanlah umat muslim di dunia untuk menggempur Israel.

Inilah yang hanya bisa kami lakukan ya Allah, inilah yang hanya bisa kami lakukan. 

Ya Alla, bayarlah setiap tetes darah anak-anak Palestina dengan banjir darah di Israel. 

Jadikanlah para pejuang Palestina orang-orang yang haus darah orang-orang Zionis.

Jadikanlah semangat mereka terbakar.

Jadikanlah nyawa saudara-saudara kami tidak terbuang sia-sia. 

Hancurkan Zionisme, tumpahkan darah mereka, bumi hanguskan perusak tanah suci.

One Response

  1. Masalah persengketaan tanah antara warga Muslim & Yahudi di Pelestin bermula pada saat Daulah Khilafah Usmaniyah di Turki mengalami kehancuran akibat propaganda kafir Barat.
    Hal tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Teodhore Hertz dkk yang menghasut warga Yahudi agar menguasai tanah Palestin.
    Cara paling efektif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah mengembalikan hak pengelolaan tanah tersebut kepada pemilik terakhir yang sah, yaitu Daulah Khilafah.
    Tanah Palestin adalah tanah wakaf yang diserahkan secara ikhlas dari pemilik sebelumnya kepada Khalifah Umar ra. & kemudian dibebaskan kembali dari tangan penjajah oleh Khalifah Muhammad al Fatih.
    Bisa saja saudara Muslim kita di Pelestin lari & mengungsi ke negara lain agar selamat, namun hal itu tidak mereka lakukan, karena mereka telah bersumpah untuk merelakan jiwa mereka guna melindungi tanah wakaf milik Daulah Khilafah, hingga Daulah Khilafah bangkit kembali.
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, relakah kalian berlama-lama membiarkan penderitaan saudara muslim kita di Palestin terus berlarut-larut?
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, marilah kita tegakkan Khilafah sekarang juga!
    Agar Saudara kita, baik umat Muslim maupun Yahudi, dapat kembali berdamai seperti sedia kala!
    Agar berbagai masalah yang melanda kita saat ini dapat teratasi!
    Dan yang terpenting, agar hukum Allah dapat ditegakkan kembali di muka bumi ini!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: